28 Juni 2024
1 min read

Listrik 24 Jam Nonstop di Nanga Lebang Sintang

Manajer PLN ULP Sintang, Ahmad Khaironi sedang menyalakan MCB di Rumah Salah satu warga Nanga Lebang, Kabupaten Sintang, Rabu (26/06/2024). Foto: PLN
Manajer PLN ULP Sintang, Ahmad Khaironi sedang menyalakan MCB di Rumah Salah satu warga Nanga Lebang, Kabupaten Sintang, Rabu (26/06/2024). Foto: PLN

JURNALIS PONTIANAK – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat telah berhasil melakukan penyambungan Unit Listrik Desa (ULD) Nanga Lebang Kabupaten Sintang menjadi sistem grid pola operasi dari 12 jam menjadi 24 jam pada program dedieselisasi, Rabu (26/06/2024).

Melalui program dedieselisasi dan perubahan jam pelayanan ini PLN dapat menekan biaya operasional sebesar 2,9 Milyar per tahun.

General Manger PLN UID Kalimantan Barat Joice Lanny Wantania mengatakan dengan adanya sistem grid ini, mesin PLTD stop operasi dan berubahnya pola operasi dari 12 jam menjadi 24 jam PLN UID Kalbar dapat menghemat Rp2,9 miliar per tahun.

Joice menyebut, program dedieselisasi ini menjadi langkah kecil dari PLN, tetapi akan menjadi lompatan besar bagi pencapaian target pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060.

“Untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan bauran energi bersih, PLN melakukan program dedieselisasi atau konversi, saat ini masih ada 40 unit pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang beroperasi di Kalimantan Barat,” ujar Joice.

Lebih lanjut dikatakannya, PLTD tersebut nantinya akan dikonversi ke pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) energi bersih yang ramah lingkungan, seperti pembangkit Biogas dan Biomass serta melakukan integrasi dengan grid Sistim kelistrikan Khatulistiwa.

Menurut Joice, keberadaan listrik yang menyala 24 jam tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di Desa Nanga Lebang Sintang, seluruh aspek kehidupan masyarakat akan semakin berkembang, kualitas hidup masyarakat pun terus meningkat.

Kepala Desa Nanga Lebang, Sabarudin mengatakan sangat bersyukur dan terima kasih kepada PLN karena sudah lama warga Desa Nanga Lebang mengidam-idamkan listrik menyala selama 24 jam di desanya.

“Terima kasih saya ucapkan kepada PLN karena saat ini Listrik di desa kami sudah menyala 24 jam, Kalau listriknya menyala 12 jam, kami masih harus membeli BBM untuk menghidupkan mesin genset pada siang hari, biayanya cukup besar dan memberatkan bagi warga Desa Nanga Lebang yang rata-rata berprofesi sebagai petani,” tutur Sabarudin

Ia berharap PLN dapat terus meningkatkan kualitas pelayanannya agar masyarakat juga dapat meningkatkan kualitas hidupnya dan tidak tertinggal dengan desa-desa yang sudah maju.

Sementara itu Ehsan (69), warga Desa Nanga Lebang mengaku sangat bersyukur dengan adanya perubahan pola layanan dari PLN, dari yang sebelumnya 12 jam menjadi 24 jam.

Diakuinya, sebelum adanya perubahan pola layanan ini, untuk dapat menikmati listrik disiang hari Ia harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk membeli bahan bakar guna menghidupkan mesin genset.

“Dalam sebulan tak kurang saya harus mengeluarkan biaya sekitar hampir satu juta rupiah, dan itu sangat memberatkan saya yang hanya bekerja sebagai petani,” tutur Ehsan. (hen)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

PLN Tebar Berkah Daging 2024 di Pedalaman Kalbar

Next Story

PLN Kalbar Terjun Langsung ke Lapangan Lakukan Sosialisasi Aplikasi PLN Mobile

Latest from Blog

US Air Force: Why It’s The Best

Lorem ipsum dolor sit amet, ei officiis assueverit pri, duo volumus commune molestiae ad, cum at clita latine. Tation nominavi quo id. An est possit adipiscing, error tation qualisque vel te. Stet

Margherita Pizza: The Recipe With Videos

Ius ea rebum nostrum offendit. Per in recusabo facilisis, est ei choro veritus gloriatur. Has ut dicant fuisset percipit. At usu iusto iisque mandamus, simul persius complectitur at sit, aliquam moderatius elaboraret

Jazz Music: Untold Stories

Labore nonumes te vel, vis id errem tantas tempor. Solet quidam salutatus at quo. Tantas comprehensam te sea, usu sanctus similique ei. Viderer admodum mea et, probo tantas alienum ne vim. Eos

How to become a successful blogger?

Quo natum nemore putant in, his te case habemus. Nulla detraxit explicari in vim. Id eam magna omnesque. Per cu dicat urbanitas, sit postulant disputationi ea. Duo ad graeci tamquam interesset, putant

Interview: Sarah and her model career

Justo fabulas singulis at pri, saepe luptatum mei an. Duo idque solet scribentur eu, natum iudico labore te eos, no utinam tibique nam. Viderer labitur nostrud et per, disputationi mediocritatem necessitatibus ex
Go toTop

Don't Miss

Wujud Negara Hadir, Pemerintah dan PLN Berhasil Listriki 99,92 Persen Desa di Seluruh Indonesia

JURNALIS PONTIANAK – Pemerintah melalui PT PLN (Persero) terus berupaya

PLN UID Kalbar Gelar Apel K3 Nasional, Tingkatkan Budaya Keselamatan Kerja Zero Harm Zero Loss

JURNALIS PONTIANAK – PT PLN Unit Induk Distribusi  (UID) Kalimantan