8 April 2024
1 min read

Pemkot Pontianak Siap Gelar Eksebisi Meriam Karbit di Malam Lebaran

Permainan meriam karbit menjadi tradisi setiap malam lebaran di Kota Pontianak. Foto: Prokopim Pemkot Pontianak
Permainan meriam karbit menjadi tradisi setiap malam lebaran di Kota Pontianak. Foto: Prokopim Pemkot Pontianak

JURNALIS.PONTIANAK – Permainan meriam karbit menjadi tradisi setiap menyambut malam Idul Fitri di Kota Pontianak. Dalam rangka menyambut dan memeriahkan malam lebaran tahun ini, Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memfasilitasi Forum Komunikasi Tradisi Meriam Karbit Seni dan Budaya Pontianak, akan menggelar Eksebisi Permainan Rakyat Meriam Karbit Tahun 2024.

Kepala Disdikbud Pontianak, Sri Sujiarti menerangkan pelaksanaan eksebisi tersebut rencananya digelar pada Selasa tanggal 9 April 2024 pukul 19.30 WIB hingga selesai.

“Untuk seremonial pembukaan eksebisi permainan rakyat meriam karbit pada malam lebaran dipusatkan di Gang Bansir III Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara,” ujarnya, Senin (08/04/2024).

Pembukaan seremoni eksebisi meriam karbit itu akan dihadiri Forkopimda Provinsi Kalbar dan Forkopimda Kota Pontianak, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Pontianak serta para tamu undangan lainnya.

“Kami berharap acara pembukaan eksebisi nantinya berjalan sukses dan lancar, mohon dukungan dari masyarakat,” imbuhnya.

Sri menambahkan, meski hanya eksebisi, namun ajang ini sebagai upaya pelestarian budaya yang sudah mengakar lama di Kota Pontianak. Meriam karbit menjadi bagian kehidupan masyarakat terutama yang bermukim di tepian Sungai Kapuas. Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), meriam karbit memiliki nilai historis berdirinya Kota Pontianak. Potensi yang dimiliki Kota Pontianak selain Sungai Kapuas, juga diperkaya dengan budayanya seperti tradisi permainan meriam karbit ini.

“Kita ingin menggali lebih dalam budaya-budaya yang ada di Kota Pontianak sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung,” pungkasnya.

Meriam karbit merupakan permainan rakyat yang menjadi tradisi setiap bulan Ramadan dan malam Idul Fitri di Kota Pontianak. Meriam tersebut terbuat dari kayu mabang atau meranti dengan ukuran diameter antara 50 – 70 centimeter dan panjang kisaran 5 hingga 6 meter. Untuk membunyikannya, dibutuhkan bahan bakar berupa karbit. Kemudian terdapat lubang pada bagian meriam untuk tempat menyulutkan api hingga menghasilkan bunyi yang menggelegar. (hen)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Kunjungi GITET 500 kV Pedan, Dirut PLN Pastikan Kesiapan Sistem Kelistrikan Jawa-Madura-Bali Untuk Layani Lebaran

Next Story

Dirut PLN Inspeksi SPKLU Jalur Mudik, Pastikan 1.299 Unit se-Indonesia Siaga Layani Pengguna Kendaraan Listrik

Latest from Blog

US Air Force: Why It’s The Best

Lorem ipsum dolor sit amet, ei officiis assueverit pri, duo volumus commune molestiae ad, cum at clita latine. Tation nominavi quo id. An est possit adipiscing, error tation qualisque vel te. Stet

Margherita Pizza: The Recipe With Videos

Ius ea rebum nostrum offendit. Per in recusabo facilisis, est ei choro veritus gloriatur. Has ut dicant fuisset percipit. At usu iusto iisque mandamus, simul persius complectitur at sit, aliquam moderatius elaboraret

Jazz Music: Untold Stories

Labore nonumes te vel, vis id errem tantas tempor. Solet quidam salutatus at quo. Tantas comprehensam te sea, usu sanctus similique ei. Viderer admodum mea et, probo tantas alienum ne vim. Eos

How to become a successful blogger?

Quo natum nemore putant in, his te case habemus. Nulla detraxit explicari in vim. Id eam magna omnesque. Per cu dicat urbanitas, sit postulant disputationi ea. Duo ad graeci tamquam interesset, putant

Interview: Sarah and her model career

Justo fabulas singulis at pri, saepe luptatum mei an. Duo idque solet scribentur eu, natum iudico labore te eos, no utinam tibique nam. Viderer labitur nostrud et per, disputationi mediocritatem necessitatibus ex
Go toTop

Don't Miss

Pantau Keandalan Kelistrikan jelang Idul Fitri 1445 H, EVP Pengendalian Pembangkitan dan IPP Kunjungi PLN Kalbar

JURNALIS.PONTIANAK – Dalam upaya memastikan kesiapan pasokan listrik saat menjelang

Kunjungi GITET 500 kV Pedan, Dirut PLN Pastikan Kesiapan Sistem Kelistrikan Jawa-Madura-Bali Untuk Layani Lebaran

JURNALIS.PONTIANAK – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo melakukan